12
Mei
07

BELAJAR MEMBUAT WEBSITE

    Seiring dengan pertambahan jumlah netter (pengguna internet) di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, makin banyak pula orang yang ingin mempunyai homepage atau website sendiri. Hal ini wajar mengingat manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mempunyai website sendiri. Memiliki alamat email, sekarang ini bukan lagi sesuatu yang istimewa. Tapi memiliki website sendiri mungkin bagi kebanyakan orang masih merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Untuk itulah kami mencoba menyusun tutorial praktis ini agar dapat dipelajari dan dipraktikkan oleh para netter yang berkeinginan menjadi webmaster (pengelola website). Mudah-mudahan dengan kemampuan membuat website, kita dapat ikut serta menyebarluaskan ilmu dan informasi yang bermanfaat bagi seluruh ummat manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Bagaimana caranya bisa menampilkan website sendiri di internet? Ada beberapa tahapan dan langkah yang harus kita lalui untuk membuat sebuah website yang benar-benar eksis di internet. Artinya website yang dari segi perwajahan tidak “menyedihkan”, dari segi isi tidak “asal-asalan” dan dari segi pengunjung cukup “dilirik”. Untuk membuat website pertama-tama kita harus belajar bahasa HTML yaitu sebuah “bahasa program” yang memungkinkan kita membuat halaman web yang bisa ditampilkan dalam browser (Internet Explorer, Netscape, Opera, dll). Setelah kita menguasai dasar-dasar HTML, barulah kita mencoba membuat rencana dan rancangan dari desain dan isi website yang hendak kita buat. Kemudian rancangan itu kita tuangkan dalam bentuk halaman-halaman web yang terpadu. Setelah selesai atau “mengarah ke selesai”, kita harus mendaftarkannya ke web hosting agar website kita “terpasang” dan dapat diakses di internet. Akhirnya, yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana mempromosikan website tersebut agar dikenal dan dikunjungi oleh para netter.

Nah, kini kita mulai dari langkah awal yaitu belajar bahasa HTML.

BELAJAR HTML

Dewasa ini, hampir semua dokumen web dibuat dengan bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language). Meskipun anda bisa saja membuat web page (halaman web) tanpa mengerti sedikitpun HTML, yakni dengan menggunakan editor HTML berjenis WYSIWYG seperti Microsoft FrontPage, Adobe PageMill atau Netscape Composer, namun sangat disarankan bahkan nyaris diharuskan, agar anda mengerti bahasa HTML. Terutama agar anda bisa memanfaatkan secara optimal berbagai fasilitas browser dan mengingat sejumlah kelemahan yang terdapat pada editor WYSIWYG seperti di atas. Untuk itu langkah pertama bagi Anda yang bercita-cita memiliki website sendiri adalah belajar HTML.

    HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII (file *.txt) dapat dipoles (di-mark-up) dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk menjadi dokumen HTML (file *.htm atau *.html). Oleh karena itu, untuk membuat dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa, mulai dari Notepad hingga MS Word. Untuk mudahnya, kita gunakan program Notepad. Bukalah program Notepad. Bila anda belum tahu caranya, klik Start > Programs > Accessories lalu Notepad. Sekarang ikutilah dengan seksama latihan-latihan berikut satu demi satu.

PENGENALAN KODE HTML

Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini:

<HTML>

</HTML>

Masing-masing baris di atas disebut tag. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-mark-up (memoles) teks ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda kurung runcing. Ada tag pembuka yaitu <HTML> dan ada tag penutup yaitu </HTML> yang ditandai dengan tanda slash (garis miring) di depan awal tulisannya. Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut adalah isi dari dokumen HTML. Perlu anda ketahui bahwa tag-tag html dapat ditulis dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Artinya, penulisan <HTML> atau <html> atau <Html> sama saja hasilnya. Namun perlu selalu diingat bahwa penulisan tag yang salah meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen HTML anda, bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.

Sekarang kita akan beralih pada tag selanjutnya. Tambahkanlah tag seperti berikut:

<HTML>

<BODY>

</BODY>

</HTML>

Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag <BODY>. Coba tuliskan:

<HTML>

<BODY>

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

</BODY>

</HTML>

Sekarang simpanlah file ini dengan meng-klik menu File lalu Save As. Pada kotak dialog yang muncul, terlebih dahulu klik anak panah kecil di ujung kanan kotak Save as type kemudian pilih All Files (*.*). Setelah itu, isilah kotak File name dengan nama file yang anda inginkan misalnya: latih1.htm. Jangan lupa penambahan ekstensi .htm di belakang nama file! Akhirnya, klik tombol Save maka file akan tersimpan sebagai dokumen web. Kini, tutuplah program Notepad anda. Sekarang bukalah lagi program browser (Internet Explorer) selain jendela browser yang anda baca ini. Klik menu File lalu Open. Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Browse. Cari dan pilih file latih1.htm lalu klik Open. Nah, lihatlah hasil karya anda yang pertama!

Tulisan ini akan tampak dalam browser

Apakah tag BODY fungsinya sekedar penanda tubuh atau isi dari dokumen web? Tidak, dalam tag BODY ini bisa kita sisipkan bermacam-macam atribut yang akan berpengaruh   terhadap format atau tampilan halaman web secara keseluruhan. Pada kesempatan ini kita mengambil contoh bagaimana mengubah warna latar belakang dan warna tulisan dari halaman web dengan penambahan atribut ke dalam tag BODY.

Sekarang lihatlah kembali browser anda yang sedang menampilkan file latih1 tadi. Klik menu View lalu Source. Dengan instruksi ini akan muncullah program Notepad yang di dalamnya tampak source code atau kode-kode HTML yang tadi anda buat. Misalnya kita akan menjadikan halaman web latih1 ini menjadi berwarna latar belakang kuning dengan tulisan berwarna merah. Untuk itu, kita perlu menambahkan atribut BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut:

<HTML>

<BODY BGCOLOR=”yellow” TEXT=”red”>

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

</BODY>

</HTML>

Simpanlah kembali file ini (klik File lalu Save). Untuk melihat bagaimana hasilnya, pergilah lagi ke program browser yang menampilkan halaman web latih1 tadi. Klik menu View lalu Refresh atau klik tombol Refresh pada toolbar atau bisa juga dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Dengan demikian, browser akan memanggil ulang file latih1 yang kini sudah mengalami perubahan. Maka akan tampaklah hasilnya:

Tulisan ini akan tampak dalam browser

Perlu diketahui bahwa penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan bisa pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Berikut ini adalah 16 nama warna beserta kodenya dalam format heksa (harap diingat bahwa tulisan 0 adalah angka nol, bukan huruf O).

black #000000 blue #0000FF olive #808000
white #FFFFFF fuchsia #FF00FF green #008000
red #FF0000 gray #808080 teal #008080
yellow #FFFF00 silver #C0C0C0 navy #000080
lime #00FF00 maroon #800000 purple #800080
aqua #00FFFF        

Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut:

<HTML>

<BODY BGCOLOR=”#FFFF00″ TEXT=”#FF0000″>

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

</BODY>

</HTML>

Dengan menggunakan kode warna heksa, variasi warna yang dibuat bisa lebih banyak. Klik di sini untuk melihat daftar kode warna yang lainnya!

Demikianlah sekilas fungsi tag BODY. Sekarang bukalah kembali source code alias kode-kode HTML. Masih ingat, kan caranya? (Klik menu View lalu Source). Tambahkanlah tag-tag berikut ini:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE></TITLE>

</HEAD>

<BODY BGCOLOR=”yellow” TEXT=”red”>

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

</BODY>

</HTML>

Di sini terlihat bahwa kita menambah tag <HEAD> dan tag <TITLE>. Tag HEAD berfungsi untuk mengapit berbagai macam fungsi dan informasi yang berkenan dengan halaman web yang bersangkutan. Pada latihan kali ini, kita memasukkan tag TITLE diantara tag HEAD. Sesuai namanya, tag TITLE ini berfungsi untuk mengapit kalimat yang menjadi judul dari halaman web tersebut. Sekarang mari kita tuliskan judul halaman web ini:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Karya Pertamaku</TITLE>

</HEAD>

<BODY BGCOLOR=”yellow” TEXT=”red”>

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

</BODY>

</HTML>

Simpan lagi file ini dengan meng-klik File lalu Save. Sekarang kita akan melihat bagaimana perubahannya dalam browser. Lakukan lagi Refresh seperti di atas. Maka anda akan melihat di baris teratas (yang dinamakan Title Bar) dari program browser akan menampilkan judul atau titel dari halaman web anda yaitu: Karya Pertamaku. Alhamdulillah, selesailah latihan pertama kita.

MENGUTAK-ATIK HURUF

Dalam latihan kedua ini, kita akan mempelajari beberapa tag yang relatif mudah diingat. Tag-tag ini berfungsi untuk mengubah tipe huruf yaitu menebalkan (bold), membuat tulisan miring (italic) atau memberi garis bawah (underline). Buka lagi program Notepad kemudian tuliskan seperti berikut ini:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Tipe-tipe Teks</TILE>

</HEAD>

<BODY>

Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.

</BODY>

</HTML>

Simpanlah file tersebut. Jangan lupa mengikuti langkah-langkah cara menyimpan file HTML yang sudah kita pelajari dalam latihan pertama dahulu. Setelah file tersimpan, bukalah file tersebut dengan program Internet Explorer. Perhatikanlah bahwa semua tulisan dalam dokumen tersebut masih seragam. Kini, kita akan melakukan sedikit perubahan pada beberapa kata dan kalimat yang ada di situ sehingga menjadi seperti ini:

Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miringdan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.

Bagaimana caranya? Bukalah source code dari dokumen tadi (tekan F5), kemudian tambahkan tag-tag berikut. Tag-tag tersebut adalah <B> untuk menebalkan (bold) tulisan, <I> untuk memiringkan (italic) tulisan dan <U> untuk menggaris-bawahi (underline) tulisan:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Tipe-tipe Teks</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan <B>tebal</B>, tulisan <I>miring</I> dan tulisan <U>bergaris bawah</U>. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan <B><I>tebal dan miring</B></I>, tulisan <B><U>tebal dan bergaris bawah</B></U> atau tulisan <I><U>miring dan bergaris bawah</I></U>. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan <B><I><U>tebal, miring dan bergaris bawah</B></I></U>.

</BODY>

</HTML>

Setelah anda menambahkan semua tag-tag tersebut, simpan (Save) file source code itu kemudian lakukan Refresh pada dokumen web yang tampak pada program browser anda. Lihatlah hasil perubahannya! Andaikata ada yang tidak beres, coba perhatikan baik-baik penulisan tag-tag anda, mulai dari tag pembuka <HTML> hingga </HTML> jangan sampai ada yang salah tulis meskipun satu karakter. Misalnya: bila tag </TITLE> anda tulis </TILE> maka browser tidak akan menampilkan tulisan apa-apa dalam dokumen anda. Kalau tidak percaya, cobalah menulis source code yang salah seperti itu, simpan (save) kemudian refresh dokumen anda dan lihatlah hasilnya!

Untuk lebih mempermantap keterampilan yang anda dapatkan dari latihan kedua ini, ada baiknya anda mencoba membuat dokumen HTML berikut ini. Buatlah dokumen dengan judul (titel): Pemantapan Tipe-tipe Teks, yang isinya adalah tulisan seperti berikut:

Karena file-file HTML sebenarnya adalah file-file ASCII biasa, maka anda dapat menggunakan editor-editor teks sederhana seperti WordStar (WS), Notepad, MS Write, dan lain-lain. Editor-editor teks tersebut dapat membimbing anda mempelajari kode-kode HTML secara luar dalam. Akan tetapi mungkin anda sedikit frustrasi karena harus mengetik semua kode HTML baris per baris yang dalam perkembangannya akan menjadi sangat rumit. Meski demikian, menggunakan teks editor untuk membuat halaman web adalah cara terbaik untuk benar-benar mengerti tentang struktur file HTML.

Bila anda sudah menyimpannya, bukalah dan lihatlah hasilnya dalam program browser.

HEADER ATAU KEPALA TULISAN

Header adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut:

<HTML><BODY>
<H1>Header level 1</H1>
<H2>Header level 2</H2>
<H3>Header level 3</H3>
<H4>Header level 4</H4>
<H5>Header level 5</H5>
<H6>Header level 6</H6>
<HTML><BODY>

Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan tampak sebagai berikut:

Header level 1

Header level 2

Header level 3

Header level 4

Header level 5
Header level 6

BARIS DAN PARAGRAF

Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya, untuk membuat baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana dengan dokumen HTML? Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:

<HTML><BODY>
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
<HTML><BODY>

Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya hanya seperti ini:

Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.

Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:

<HTML><BODY>

Baris pertama

<BR>Baris kedua

<BR>Baris ketiga

</HTML></BODY>

Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:

Baris pertama

Baris kedua

Baris ketiga

Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code latih4.htm menjadi seperti ini:

<HTML><BODY>

Baris pertama<BR><BR>Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga<BR><BR><BR>Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam

</BODY></HTML>

Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:

Baris pertamaBaris kedua kosong, dan ini baris ketiga

 

Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam

Di sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:

<HTML><BODY>

Paragraf pertama <P>Paragraf kedua <P>Paragraf ketiga

</BODY></HTML>

Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:

Paragraf pertama

Paragraf kedua

Paragraf ketiga

Dengan berpatokan pada contoh penggunaan tag <P> di atas, cobalah buat file HTML dengan menggunakan Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak di browser seperti ini:

World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai browser).

Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).

Bila anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang berarti anda akan bisa membuat source code untuk menghasilkan tulisan-tulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira sebagai berikut:

<HTML><BODY>

<B>World Wide Web</B> (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk <I>hypertext</I> dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai <U>browser</U>).
<P>Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa: gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).

</HTML></BODY>

Simpanlah file di atas kemudian buka dalam browser.

NOTASI KHUSUS

Kita telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol Enter. Disamping itu, browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun tombol Tab. Nah, bagaimana caranya membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan spasi dalam kode-kode HTML diganti tulisan   seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:

<HTML><BODY>

kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan<br>kata-kata     ini     diantarai     lima     spasi

</HTML></BODY>

Bila dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:

Kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkankata-kata ini diantarai lima spasi

Disamping notasi untuk pembuatan spasi ( ) ada lagi sejumlah notasi khusus untuk penulisan karakter-karakter tertentu. Karakter-karakter ini harus dituliskan dengan notasi khusus mengingat karakter-karakter ini dipakai juga sebagai kode-kode tag atau karena memang tidak dijumpai dalam karakter teks ASCII. Berikut beberapa diantaranya:

Karakter Keterangan Notasi
< kurung runcing buka <
> kurung runcing tutup >
& dan &
tanda petik ganda
+ tanda plus minus ±
© hak cipta atau copyright ©
® terdaftar atau registered ®

Misalnya kita akan membuat tulisan seperti ini:

Tip & Trik ini disajikan untuk para “pemula”. Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©.
<harap maklum>

Beginilah cara penulisannya dengan bahasa HTML:

<HTML><BODY>

Tip & Trik ini disajikan untuk para “pemula”. Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©. <br><harap maklum>.

</HTML></BODY>

MENAMPILKAN APA ADANYA

Meskipun browser tidak mengenali spasi lebih dari sekali , tabulasi dan pembuatan baris dengan enter, namun dengan menggunakan tag <PRE> maka browser akan menampilkan teks apa adanya, maksudnya spasi dianggap spasi, tabulasi dianggap tabulasi dan enter dianggap enter. Bahkan font-nya pun muncul sesuai aslinya. Begini contohnya:

<HTML><BODY>

<PRE>

<B>Pantun Petuah</B>

 

Berakit-rakit ke hulu

Bersenang-senang kemudian

 

Bersakit-sakit dahulu

Bersenang-senang kemudian

</PRE>

</BODY></HTML>

Simpanlah file di atas sebagai file HTML kemudian tampilkan dalam browser, hasilnya akan seperti ini:

Pantun PetuahBerakit-rakit     ke hulu

Bersenang-senang kemudian

Bersakit-sakit     dahulu

     Bersenang-senang kemudian

Tag <PRE> ini sangat diperlukan bila kita ingin menampilkan dalam halaman web sekumpulan karakter ASCII dalam susunan tertentu seperti contoh berikut ini:

    ___________________

   |,-----.,-----.,---.

   ||     ||     ||    \

   |`-----'|-----||-----`----.

   [       |    -||-   _|    (|

   [  ,--. |_____||___/.--.   |

   =-(( `))-----------(( `))-==

      `--'             `--'

Anda tertarik dengan gambar di atas? Itu dinamakan ASCII Art. Ada beberapa contoh di sini.

PRAKTEK MEMBUAT HALAMAN WEB

Untuk mempermantap keterampilan anda dalam membuat link sekaligus mengulang semua pelajaran yang telah lalu, kita akan mencoba membuat halaman web. Anggaplah ini adalah proyek pembuatan web anda yang pertama.

Bukalah program Notepad anda. Klik menu File lalu Save. Pada kotak dialog yang muncul masuklah ke folder My Documents lalu folder My Webs. Cara masuknya, klik ganda (klik dua kali dengan cepat) folder yang bersangkutan. Setelah anda berada dalam folder My Webs, buatlah folder baru dengan cara mengklik ikon create new folder yang berada pada ikon ketiga. Maka akan muncul folder New Folder, silakan anda ganti namanya misalnya web1. Setelah itu pada kotak Save As Type, ganti isinya dengan All File. Lalu isi kotak File Name dengan nama yang anda sukai misalnya home.htm. Klik Save.

Pada file dengan nama home.htm ini, buatlah halaman web dengan judul (title) Halaman Pertama. Kemudian isilah halaman tersebut sedemikian rupa sehingga dalam browser tampak seperti ini:

HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3

Selamat Datang di Proyek Pertama !

Judul di atas merupakan header level kedua yang diletakkan di tengah. Dalam proyek pertama ini saya akan berlatih membuat halaman web yang sangat-sangat sederhana. Halaman web ini akan saya isi dengan beberapa format penulisan halaman web yang telah saya pelajari. Dengan demikian saya bisa memperlancar dan mempermantap keterampilan saya membuat halaman web. Amin…!

Ini Header Level Ketiga

Masih ingat, kan cara membuat paragraf? Suatu paragraf bisa tidak diberi tag penutup. Yang penting anda ingat, bila akan membuat lagi paragraf baru, tulis tag pembuka paragraf. Sedangkan untuk membuat baris, ada tag tersendiri.

Dalam paragraf ini anda akan mengulangi pelajaran membuat baris, seperti di bawah ini:
Klik di sini untuk melihat Daftar Definisi.
Untuk melihat Kesan dan Pesan, klik di sini.

Ini paragraf baru. Perlu anda ketahui bahwa halaman web yang tampak dalam browser merupakan beberapa baris kalimat, bila dibuat dalam kode HTML, bisa saja ditulis dalam satu baris saja. Yang penting untuk setiap baris baru harus diawali dengan tag <BR>. Ngerti maksudnya?

Kembali Keatas | Selanjutnya

Sekarang kita akan membuat halaman web selanjutnya dengan judul Halaman Kedua dengan tampilan dalam browser sebagai berikut:

HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3

Mengutak-atik Font

Dalam halaman ini, kita menggunakan warna background kuning dengan font Comic Sans ukuran 2 warna biru sebagai font default. Masih ingat, kan cara pengaturannya?

Daftar Definisi

Internet
Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.
HTTP
Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
URL
Singkatan dari Uniform Resource Locator adalah standar pegalamatan sebuah file di Internet yang dirancang khusus untuk digunakan dengan browser WWW seperti Netscape, Internet Explorer, Opera, dan lain-lain.

Bila anda ingin mencari terjemahan kata-kata Inggris ke Indonesia atau Indonesia ke Inggris, pergilah ke situs KamusWeb.

Kembali Keatas | Selanjutnya

Simpanlah halaman di atas dengan nama misalnya: kuning.htm. Kemudian buatlah satu halaman web lagi dengan titel Halaman Ketiga seperti berikut:

HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3

Inilah Biodataku ….

  1. Nama
  2. Tempat/tanggal lahir
  3. Nama orang tua
    1. Ayah
    2. Ibu
  4. Pendidikan
    1. Sekolah dasar
    2. Sekolah menengah pertama
    3. Sekolah menengah atas
    4. Perguruan tinggi
  5. Pekerjaan
  6. Alamat
    • Rumah
    • Kantor
  7. Hobi

Pesan dan Kesan

Membuat website sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang karena kita tinggal mengganti kalimat-kalimat yang diletakkan diantara tag-tag. Kalau mau lebih mudah lagi, ambil saja halaman web yang sudah jadi (pilih yang paling sederhana). Buka source code-nya, kemudian edit lah isinya sesuai keinginan anda. Susahnya bila ingin membuat halaman web yang rumit dan dinamis. Untuk itu kita perlu belajar lebih banyak dan lebih giat lagi ….!

Kembali Keatas

Simpanlah halaman ketiga di atas dengan nama misalnya: biodata.htm. Sekarang kita telah mempunyai tiga buah file HTML yaitu home.htm, kuning.htm dan biodata.htm. Tugas kita selanjutnya adalah memasukkan link-link ke dalam setiap halaman web tersebut.

Dalam setiap halaman, di bagian atasnya terdapat link-link berikut: HAL. 1, HAL. 2 dan HAL. 3. Masing-masing link menuju ke file home.htm, kuning.htm dan biodata.htm.

<P ALIGN=”RIGHT”><A href=”home.htm”>HAL. 1</A> | <A href=”kuning.htm”>HAL. 2</A> | <A href=”biodata.htm”>HAL. 3</A>

Juga dalam setiap halaman, terdapat link Kembali Keatas dan Selanjutnya. Teks Kembali Keatas merupakan link yang membawa kita ke bagian paling atas dari setiap halaman. Untuk itu sebelumnya kita harus memberi nama pada baris tulisan HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3 yang merupakan baris teratas dari setiap halaman.

<HTML><HEAD><TITLE>Halaman Pertama</TITLE></HEAD>

<A NAME=”atas”></A><P ALIGN=”RIGHT”><A href=”home.htm”>HAL. 1</A> | <A href=”kuning.htm”>HAL. 2</A> | <A href=”biodata.htm”>HAL. 3</A>

Setelah itu barulah kita membuat link Kembali Keatas dengan kode sebagai berikut:

<A href=”#atas”>Kembali Keatas</A>

Sedang teks Selanjutnya dijadikan link yang menuju ke file sesudahnya. Yakni dari file home.htm menuju ke kuning.htm dan dari file kuning.htm menuju ke biodata.htm. Contoh dalam file home.htm:

<A href=”#atas”>Kembali Keatas</A> | <A href=”kuning.htm”>Selanjutnya</A>

Dalam halaman pertama terdapat dua link lagi di bagian tengah yaitu link yang menuju ke Daftar Definisi yang ada di halaman kedua dan link yang menuju ke Kesan dan Pesan yang ada di halaman ketiga. Karena itu kita harus mencantumkan nama terlebih dahulu pada baris Daftar Definisi di halaman kedua (file kuning.htm) dan pada baris Kesan dan Pesan di halaman ketiga (file biodata.htm) seperti contoh berikut:

<A NAME=”defin”></A><H3>Daftar Definisi</H3>

Untuk halaman ketiga:

<A NAME=”kesan”></A><H3>Kesan dan Pesan</H3>

Setelah itu barulah kita bisa memberi link pada kalimat berikut di halaman pertama:

<BR><A href=”#defin”>Klik di sini</A>untuk melihat <B>Daftar Definisi</B>.

<BR>Untuk melihat<B>Kesan dan Pesan</B>, <A href=”#kesan”>klik di sini</A>.

Di halaman kedua (file kuning.htm) terdapat contoh link yang menuju ke situs yang lain. Buatlah link tersebut bila di-klik akan membuka jendela browser baru untuk menampilkannya. Begini jadinya:

<A href=”http://www.kamus.web.id&#8221; TARGET=”_blank”>Kamus Web</A>

Bila anda telah selesai memasukkan seluruh link-link tersebut, bukalah browser anda, kemudian cobalah meng-klik semua link-link yang terdapat dalam ketiga halaman web itu.

Sampai pelajaran ini, anda sebetulnya sudah dapat membuat website sendiri. Kami sangat menyarankan anda mencoba membuat website sederhana dengan bekal pengetahuan yang telah anda pelajari.


0 Responses to “BELAJAR MEMBUAT WEBSITE”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Mei 2007
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Komentar Terbaru

Mr WordPress di Hello world!

%d blogger menyukai ini: